Sunday, January 10, 2010

Selamat malam

Funeral Blues
by : W.H. Auden

Stop all the clocks, cut off the telephone,
Prevent the dog from barking with a juicy bone,
Silence the pianos and with muffled drum
Bring out the coffin, let the mourners come.

Let aeroplanes circle moaning overhead
Scribbling on the sky the message He is Dead.
Put crepe bows round the white necks of the public doves,
Let the traffic policemen wear black cotton gloves.

He was my North, my South, my East and West,
My working week and my Sunday rest,
My noon, my midnight, my talk, my song;
I thought that love would last forever: I was wrong.

The stars are not wanted now; put out every one,
Pack up the moon and dismantle the sun,
Pour away the ocean and sweep up the woods;
For nothing now can ever come to any good.

p/s : check out this poem in dark comedy movie title ' four weddings and a funeral'.

Friday, January 8, 2010

kau bunuh pembawa mesej itu!





perempuan itu kelihatan terlalu letih untuk meneruskan perjalanan.. namun dia terus melangkah dengan penuh senyuman di bibir.
kain bajunya lusuh,rambutnya tidak tersisir kemas, kakinya kotor akibat perwarna kuku yang tamat tempoh setelah berdekad lama...
badanya kurus dan lemah seperti air mukanya tetapi senyuman itu kekal di bibirnya.
langkah demi langkah, dia terhenti di satu lorong.

buntu*

dia tidak kekok, kelihatan tempat sebegitu pernah dia lalui. laluan yang kosong, sakit. seperti hatinya. kecewa dengan kehidupan yang bikin hati dia kosong dan agoni.
Dia punya segalanya satu ketika dulu.
kasih sayang, wang, cinta, impian, kerjaya, teman...

Nota lusuh yang sering di bawa bersamanya tercicir dari koceknya. Tertulis : Dunia telah mengubah segala-galanya, aku menberi, mereka menolak, menentang! kuasa mengawal kebebasan. wang mengaburkan hak bersuara, darjat menhadkan pilihan dan ego meletakkan aku sentiasa di bawah.

Pilihan yang dibuat menlaknati hidupnya. tidak punya keyakinan atau kepercayaan lagi terhadap pencipta bumi. lenyap dalam kabus yang tebal.

perutnya berbunyi minta supaya di penuhi, dia tidak berdaya untuk mengeluarkan not kertas yang bernilai untuk di tukar dengan hidangan yang bisa meringankan rontaan perutnya...berputus asa meminta-minta, merayu-rayu, meronta-ronta di samping manusia.

Satu hidangan enak turun dari langit. sedulang ayam masakkan kegemarannya, air minuman anggur ber-alkohol yang dia amat gemari, dan pencuci mulut kek keju sebagai penutup kekenyangannya. menikmati setiap kunyahan hidangan. tidak sedikit pun di biarin tumpah ke tanah, meratapi dengan cermat.

Begitu lah hari-hari yang di lalui olehnya..ber-imaginasi untuk menutup rasa laparnya. Imaginasi nya masih kuat seperti dulu, mungkin cuma itu yang tinggal untuk menemaninya setiap hari.

Dia berjalan seperti tiada penghujung, langkah demi langkah.
tanpa disedari, dia membawa diri kepada manusia liar. sekali lagi, dia di usik, ditarik, dihentam dan diperkosa oleh manusia.buah dadanya tidak lagi punya kain untuk bisa ditutupi. matanya terbuka,kosong seperti yang tinggal hanya tubuh tanpa jiwa. dia kelihatan tenang dan senyuman di bibir itu masih lagi kekal.
tubuhnya terbaring di rumput yang basah. Dia terus bangun mengesat peha yang dilelehi lendir dan tidak sedikit pun riaksi mukanya berubah.dia terus berjalan, tidak punya hala tuju...

di pertengahan jalan, tubuhnya yang lemah itu rebah ke bumi. dia ketawa girang. matanya berkilau, ada cahaya yang terpancar di balik awan. nafasnya ditarik, dihembus dengan lembut..sesuatu yang tidak jelas di bisikkan olehnya...di ikuti bentuk senyuman yang puas. tenang*

tubuhnya kaku. aku percaya, dia telah dibawa pergi oleh pari-pari malaikat. sesuatu seakan berlalu dihadapanku, menbisikkan bahawa jiwa kepunyaan tubuh yang kaku itu telah bebas. angin seakan setuju dengan apa yang telah di bisikkan di telingaku.


titik.

Thursday, January 7, 2010

Seven Minutes in Heaven



Bawa jiwamu berlari bersama aku, hembus nafasmu seperti hari ini adalah hari terakhir untuk kamu berasa lelah.. Tanggalkan kainmu, barang berharga dan egomu yang bikin urusan dunia kamu sulit.
Lari selajunya dengan tubuhmu yang telanjang itu.
kencang dan pantas seperti kilat. peluhmu merasuki minda.
Biarkan yang tinggal hanya tubuhmu..
serahkan segalanya pada aku.
Jaminan aku adalah bikin kamu bebas.
turuti segala arahanku.
biarkan jiwa bersatu bersama aku. malaikat?

ketawa*

wahai jiwa,

pejamkan mata dan rasain ini.

rambutmu di usap. kamu kelihatan takut.. nggak apa2 sich! tenang, bisa kan?
tenang setenang kamu berlari ke aku..
yang tinggal cuma aku dan kamu dan di temani oleh daun-daun keguguran, pokok dan rumput yang subur.

aku bisikkan di telinga mu dengan tenang.

" seven minutes of heavens "

lagu yang dimain kedengaran seperti blonde redhead- hated because of great qualities.
kamu kelihatan tenang mendengar suara enak dari penyanyinya- Kazu Makino.

aku ketawa*

aku mengusap rambutmu, aku ke telingamu dan kemudian ke dagu kamu.
bisa di dengarin, jantung kamu pantas..kencang.
bibirmu bersentuhan sama bibirku. pantas tanganmu beralih merangkul pinggan ku.

ahh! kamu bisa ya tentang peraturan aku? tanggalkan egomu! diam*

aku kembali selepas mengikat tangganmu. tanggan yang menyulitkan lagi kebebasan kamu.
diam gementar itu lenyap bersama music yang di main.

sekali lagi, aku kembali di bibirmu. menberi ciuman yang tenang. kamu tersenyum, biarin.
lidahku bersama lidahmu. bibir seperti setuju dengan riaksi tubuh dan dengan tenang dilepas bersama lehermu. gigitan itu menbuatkan tubuh yang tergoncang itu seperti meronta menuntut selebihnya..aku meratapi tubuhmu. pingangmu erat dalam pelukkan aku. bersatu menjadi satu. hembusan nafasku menbenarkan perasaanmu itu merasai.

hangat*

mata nggak bisa melihat tapi suara itu bisa bercerita.
suaranya kasar tetapi tenang. tender and soft.
egomu benar-benar hapus. terus begitu..

dari bahu ke dada, aku meninggalkan rasa gigitan. halus sekali aku ke buah dada dan menberikan yang sama seperti di bibir. kamu meronta seperti sakit, menuntut yang lebih. lebih dari di bibir..aku beralih ke kanan dan memulas puting kirimu yang kemerahan itu. gigitan di kanan menbuatkan tangan itu pantas minta dilepaskan. tubuh itu akur mengalah.

senyum*

nafas yang kencang. dari dada ke perutmu. di cium lembut. bermain bersama kulit yang halus menuju ke arah yang diharap sekali lagi bisa menuntut lebih dari di bibir..nafas dirasai oleh seluruh anggota tubuhmu. lebih kencang tidak lagi tenang.
dengan lembut meninggalkan ciuman ke perut dan beralih ke pusat. satu-satunya baris tengah yang memisahkan antara badan dan kaki. lantas bibir menyusur ke peha. kehalusan yang menbawa ke jari kakimu. di cium setiap jarimu. seperti bertemu dari lidah ke lidah.
keasyikkan itu menbawa ke hujung perutmu.
pinggangmu dijilat, lidah mengukir kata-kata suci di tubuhmu. aku mendengar bisikkan hatimu supaya lidahku merayap dari dadamu.aku turuti. indah katamu*

ku cium dan ku hembus nafasku di permukaan kulitmu, sekali lagi aku berada di tengah-tengah kakimu. di kangkangmu, menhidu dan menjelir lidahku ke dalam permukaan yang rata. lebih, lebih dan lebih..
tindak balas menberi rasa kemasinan yang berkrim di lidahku.

'oh, bitch!'

terhenti*

tanganmu dibuka ikatannya dan aku hilang dalam kegelapan itu.

aku pergi dan kamu kelihatan buntu.






picture by : Anna mihaylove









Tuesday, August 18, 2009

Is It Really Over?


One of the most painful things u can experience in life is a broken heart.

I believe that everything happens for a reason. People change so that you can learn to let go. Things go wrong so that you appreciate them when they're right. You believe lies so you eventually learn to trust no one but yourself, and sometimes good things fall apart so better things can fall together-Marily Monroe

Monday, August 10, 2009

Jatuh, Bangun, Tersungkur.(Go away... I'm alright.)




its funny and stupid things in my life.
thank you for backstab on me! thank you so much & hope u enjoy to watch me 'LIKE THIS'!!

U are nothing to me but piece of shit! here are some 'word' dedicate to u, my dear friend.

BASTARD. COWARD. LIAR. FUCKER.

-forgive but never forget-


Sunday, August 9, 2009

FREEDOM



let me show you my emotion
tell you how i feel
hear my simple notions
to me they're very real
cant you see they've got it wrong
see their morals high
but it all comes down to one simple fact
in the end we all die

so why cant we be free to do what we please
be free,. get up off our knees
stop this facate, this silly game we play
we set these rules which we cant obey
its not real, this ain't it should be
this cant be life if we must pay a fee
break the chains and throw down the book
give me the change to give back what they took

please take in what i tell you
dont throw it away
from the wisdom of god
is mine for today
u live every hour with a lover by your side
but when morning has come
u still have secrets to hide

so tell me what you're feeling
let me touch your innner soul
the reason im here
is to make you feel whole
so quit your inhibitions
the moral of this world
forgot to think one small point
i'm a boy and you're girl

i said what i have to say
said what make me tick
if you've listened to me throughly
then you and i are quits
i may not have changed the way you think
but at least i've had a try
and i know that i'll have peace of mind
when i die






word by james blunt